oleh

FSKN Gusti Tedjowulan Tunjukkan Miliki SKT Mendagri

JAKARTA, MEDIARAJA.com-FSKN Gusti Tedjowulan mengaku memiliki sejarah dokumen yang lengkap termasuk Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kementerian Dalam Negeri. Dokumen Kementerian Dalam Negeri diyakini FSKN Gusti Tedjowulan tetap penting mengingat peran Kemendagri sebagai pengawas dan pembina Ormas.

Permasalahan FSKN saat ini adalah dualisme. Baik FSKN Gusti Tedjowulan dan FSKN Sultan Sepuh XIV memiliki singkatan nama yang persis sama: FSKN. Itu berdasarkan dokumen yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan HAM tentang pengesahan pendirian badan hukum. Singkatan sama persis,  tentu akan menimbulkan kerancuan dan kebingungan bagi publik dan pihak-pihak yang berhubungan dengan keduanya.

Baca juga: http://mediaraja.com/dualisme-fskn-tak-terhindarkan-sama-sama-berbadan-hukum/

Kubu FSKN Gusti Tedjowulan mengaku memiliki dokumen yang lengkap sehingga berhak menyandang singkatan FSKN. “FSKN Panembahan Tedjowulan memiliki SKT Mendagri sejak dulu. SKT FSKN Panembahan Tedjowulan yang terbaru ditandatangani pada Mei 2017,” kata Ketua 2 FSKN Gusti Tedjowulan, Datu Dissan Maulana yang juga Raja Muda Kesultanan Bulungan, Kalimantan Utara.

Saudara sepupu Pemangku Sultan Bulungan Datu Abdul Hamid itu kemudian mengirimkan beberapa dokumen lewat komunikasi seluler kepada mediaraja.com. SKT yang terbaru dikeluarkan pada Mei 2017 dan berlaku hingga Mei 2022.

“Pertanyaan saya, apakah FSKN yang satu lagi memiliki SKT,” kata Datu Dissan

Baca juga: http://mediaraja.com/fskn-gusti-tejowulan-munas-dualisme-fskn-muncul-kembali/

Dalam dokumen SKT disebutkan nama organisasi adalah Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN). Alamatnya Jl Damai PDK III No 79, Petukangan Jakarta Selatan.

Berdasarkan PP No 58 Tahun 2016 tentang Ormas, Ormas berbadan hukum tidak perlu lagi memiliki SKT. Namun Datu Dissan menegaskan SKT menjadi bukti bahwa FSKN Gusti Tedjowulan memiliki dokumen sejarah sejak awal yang sah. Menurutnya Kementerian Dalam Negeri adalah instansi yang paling berwenang mengawasi dan membina Ormas. (MM)

Share:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *