oleh

FSKN Sultan Banjar Kembali Surati Presiden, Informasikan Legalitas FSKN

JAKARTA, MEDIARAJA.com-FSKN Sultan Banjar kembali menyurati Presiden RI. Isinya menginformasikan legalitas FSKN Sultan Banjar termasuk kepemilikan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) pada nama dan logo FSKN . Dalam surat, FSKN Sultan Banjar menyebut penggunaan nama dan logo FSKN oleh pihak lain tanpa ijin, memiliki konsekuensi perbuatan melawan hukum.

Mediaraja.com mendapat salinan surat FSKN  (Forum Silaturahmi Karaton Nusantara) Sultan Banjar yang dikirim melalui komunikasi seluler dengan Ketua I Datu Dissan Maulana. Sebelumnya pada 22 Mei lalu, FSKN Sultan Banjar juga mengirimkan surat kepada Presiden yang isinya melaporkan kronologi FSKN sejak dipelopori pada tahun 2002 hingga insiden 22 Mei 2018.

Silakan baca juga: http://mediaraja.com/insiden-22-mei-berbuntut-panjang-fskn-sultan-banjar-surati-presiden/

Dalam surat yang dikirimkan bulan Mei 2018 tersebut, ada tujuh point yang disampaikan FSKN Sultan Banjar. Pertama, Festival Keraton di Sumenep Madura yang akan diselenggarakan pada Oktober 2018 adalah pagelaran yang sangat berharga dan patut mendapat dukungan semua pihak. Kesuksesan Festival Keraton Sumenep adalah hal penting terkhusus bagi Forum Silaturahmi Keraton Nusantara yang memiliki misi melestarikan adat, tradisi, dan budaya keraton.

Silakan baca juga: http://mediaraja.com/dualisme-fskn-tak-terhindarkan-sama-sama-berbadan-hukum/

Kedua, kemuliaan gerakan pelestarian budaya keraton Nusantara harus dilakukan secara bermartabat dengan mengedepankan keluhuran budi dan kemuliaan daya dalam tata cara, termasuk di dalamnya mengedepankan norma dan aturan hukum yang berlaku.

Ketiga, secara mekanisme organisasi, FSKN hasil Munas 05 Mei 2018 dengan kepengurusan yang dipimpin Sultan Banjar Ir H Khairul Saleh Al Mu’tashim Billah telah memenuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang telah mendapatkan penguakuan hukum resmi antara lain:

  1. Surat Keterangan Terdaftar dari Kemendagri tertanggal 31 Mei 2017
  2. Terdaftar pada Kementerian Hukum dan HAM tahun 2017
  3. Penggunaan nama FSKN dan logo kelembagaan FSKN telah terdaftar secara resmi dalam database Dirjen HAKI.

Keempat, penggunaan nama dan logo organisasi FSKN dan penyelenggaraan Festival Keraton di Sumenep Madura akan menjadi prestasi bagi FSKN. Namun demikian dalam setiap pelaksanaan kegiatan pasti terkandung risiko kegagalan. Atas risiko ini, sebagai pemegang mandat Ketua Umum FSKN yang resmi terdaftar secara hukum, Sultan Banjar wajib melindungi nama organisasi sebaik-baiknya.

Kelima, Atas dasar point kesatu, kedua, ketiga, dan keempat, kami menilai Festival Keraton Sumenep Madura harus tetap terlaksana tanpa ada risiko permasalahan hukum di belakang hari. Potensi penggunaan  nama dan logo kelembagaan (FSKN) yang secara nyata telah berkekuatan hukum tetap, tanpa ijin resmi dari pemilik hak kelembagaan/organisasi adalah perbuatan melawan hukum.

Keenam, sebagai bagian dari warga negara yang setia kepada marwah bangsa dan negara, maka melindungi marwah  pelaksanaan Festival Keraton Sumenep adalah kewajiban. Di sisi lain, sebagai warga negara yang patuh kepada hukum dan konstitusi, wajib melindungi amanah kelembagaan dengan melakukan langkah hukum dalam melindungi hak lembaga FSKN setelah melakukan telaah hukum lebih lanjut.

Ketujuh, kegiatan pelestarian budaya keraton perlu tetap dilaksanakan melalui kerjasama dengan lembaga organisasi yang benar-benar resmi diakui negara baik secara administrasi maupun hukum.

Mediaraja.com beberapa kali menghubungi Hj RAy Yani Soekotjo Sekjen FSKN Sultan Sepuh untuk memperoleh tanggapan. Namun tidak ada tanggapan resmi yang ditunggu-tunggu Mediaraja.com sampai berita ini diturunkan.  Surat FSKN Sultan Banjar kepada Presiden menyebut beberapa kali  Festival Keraton Sumenep Madura yang direncanakan berlangsung Oktober 2018. Sebagai catatan, Festival Keraton Sumenep Madura adalah program kerja FSKN Sultan Sepuh XIV. (Mada Mahfud)

 

Share:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *