oleh

Ketum FSKN Desak Presiden Terbitkan Perpu Antiterorisme

JAKARTA, MEDIARAJA.com-Aksi bom bunuh diri menggila dalam beberapa hari terakhir di Indonesia. Untuk menangkal aksi biadab berlanjut, Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) Sultan  Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat mendesak Presiden Joko Widodo menerbitkan Perpu Antiterorisme. Jika tidak, Ketum FSKN mengkhawatirkan aksi bom akan terus berlanjut yang membahayakan kehidupan bangsa.

“Segera keluarkan Perpu Antiteroris,” kata Ketum FSKN dalam siaran pers menyusul aksi bom bunuh dalam dua hari berturut-turut, 13-14 Mei 2018 di sejumlah tempat di Indonesia.

Menurut Sultan Sepuh, Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perpu) perlu segara dilakukan mengingat berlarut-larutnya pengesahan RUU Antiterorisme di DPR. “Karena itu segera keluarkan Perpu Antiteroris,” tandas Ketum FSKN.

Jika Perpu Antiteroris tak segera keluar, aparat penegak hukum akan gamang dalam menangani berbagai kasus terorisme yang kembali marak. Padahal aksi terorisme harus segera dihentikan karena sudah menelan korban jiwa masyarakat serta membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kaitan dengan Revisi UU Antiterorisme, Sultan Sepuh XIV menyatakan Polri tetap sebagai tulang punggung dalam proses penyidikan dan penindakan. Sedangkan TNI sebagai unsur pendukung dan perbantuan. Tujuannya agar proses penanganan tetap bisa dipertanggungjawabkan secara hukum, HAM, dan politik.

Tak hanya RUU Antiterorisme, Sultan Sepuh XIV juga menyoroti perlunya revisi UU Keamanan Nasional dan revisi UU Intelejen. “Sudah saatnya BIN selaku koordinator fungsi intelejen harus diperkuat dengan revisi UU Intelejen, kembalikan seperti dulu,” desak Ketum FSKN periode 2017-2022.

Sementara dari sisi pendidikan, Sultan Sepuh XIV menekankan pentingnya program pendidikan keamanan nasional bagi anggota Polri dan masyarakat umum. Tujuannya agar muncul pemikiran pendidikan nasional yang komprehensif dalam memandang keamanan negara.

Terkait dengan posisinya sebagai Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara, Sultan Sepuh XIV meminta keraton se-Nusantara siaga membantu Polri, TNI dan masyarakat dalam menangani terorisme, radikalisme dan gangguan kamtibmas. “Keraton se-Nusantara siaga menjaga persatuan dan kesatuan umat, suku, dan etnis,” tegas Sultan Sepuh XIV. (MM)

Share:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *