oleh

Mengenang Sultan Bangsa (1): Ucapan Belasungkawa Mengalir dari Raja dan Pangeran

JAKARTA, MEDIARAJA.com: Sultan Bangsa tutup usia pada hari Jumat di Bulan Ramadhan 1439 Hijriyah atau bertepatan dengan 1 Juni 2018. Kiprahnya di bidang budaya dan ormas keraton, membuatnya dikenal para Raja Sultan Nusantara. Tak heran, saat wafat, ucapan belasungkawa dan doa mengalir dari  raja sultan dan para pangeran.

Sultan Bangsa yang lahir pada 10 November 1952 di Desa Talang Arah, Puteri Hijau, Bengkulu Utara menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 13.00 WIB 1 Juni 2018 di RS Cipto Mangunkusomo. Sultan Bangsa menjalani perawatan di RSCM sejak 19 Mei 2018. Perkembangan pernapasannya yang tak kunjung membaik, membuatnya dirawat di ruang ICU pada 27 Mei 2018.

Lima hari kemudian, pada 1 Juni 2018, ba’da Sholat Jumat, Allah SWT memanggil kembali Sultan Bangsa. Almarhum kemudian diterbangkan ke Bengkulu untuk dimakamkan di tanah kelahirannya di Talang Arah, Puteri Hijau, Bengkulu Utara di sisi makam ibunya.

Ucapan duka cita mengalir kepada tokoh yang aktif dalam berbagai kegiatan budaya dan ormas keraton ini. Para raja, sultan dan pangeran, merasa kehilangan dengan sosok Sultan Bangsa yang aktif di berbagai kegiatan budaya.

“Kami mewakili Yarasutra (Yayasan Raja Sultan Nusantara) mengantar YM Sultan Bangsa bin Merah Indo ke peristirahatan terakhir di sisi kubur Ibu beliau YM Kaidah. Semoga Tuhan YME menerima amal bhaktinya dengan membuka pintu sorga Nya untuk YM Sultan Bangsa,” kata Pangeran Nata Adiguna (PNA) Masud Thoyib JA.

PNA Masud Thoyib adalah sahabat dekat Sultan Bangsa. Keduanya bahu membahu membesarkan Yarasutra, Majelis Cendikiawan Keraton Nusantara, Koperasi Mahkota Nusantara, dan Majelis Agung Raja Sultan Indonesia.

Ketua Umum FSKN Sultan Banjar Sultan Khairul Saleh yang sama-sama dengan Sultan Bangsa menjadi pengurus Majelis Agung Raja Sultan Indonesia memandang koleganya sebagai tokoh yang berdedikasi di bidang budaya. “Saya melihat Sultan Bangsa tokoh yang aktif mengenalkan dan melestarikan budaya Bengkulu. Beliau orang yang taat beribah, semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT,” tulis Sultan Khairul Saleh.

Ketua Umum FSKN Sultan Sepuh PRA Arief Natadiningrat dan Sekjen FSKN HJ RAy Yani Soekotjo mendoakan yang terbaik untuk Sultan Bangsa. “Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya. Alfatihah,” tulis mereka.

Raja Samu Samu, Sekjen Silaturahmi Raja Sultan Nusantara (Silatnas) berharap YM Sultan Bangsa mendapat jalan terbaik di sisi Allah SWT. “Kami semua mendoakan yang terbaik untuk YM Sultan Bangsa, semoga beliau khusnul khotimah.”

Ucapan belasungkawa juga disampaikan Sultan Kaharuddin dari Kesultanan Sumbawa dan Hasanuddin dari Lembaga Adat Kesultanan Sumbawa. “Innalillahi wainnailahi rojiun, kami beserta keluarga besar Kesultanan Sumbawa ikut berduka cita atas YM H Sultan Bangsa, semoga khusnul khotimah,” ucap keduanya.

Datuq Adil Freddy Haberham menuliskan ucapan belasungkawa atas nama Kesultanan Deli. “Kami dari Kesultanan Deli turut belasungkawa mendalam, semoga dilapangkan jalannya,” kata Datuq Adil.

Pangeran Harry Gondo dari Kutai yang aktif di grup WA salah satu ormas keraton, mengunggah foto kebersamaanya semasa keduanya aktif di berbagai kegiatan budaya. “Semoga YM Sultan Bangsa khusnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucap Pangeran Harry.

Raja Djipang Cepu Kanjeng Barik Barliyan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. “Semoga amal ibadah YM Sultan Bangsa semasa hidupnya diterima Allah SWT.”

Keluarga Besar Kesultanan Paser Kalimantan Timur diwakili Dr Sultan AMH Andrian Sulaiman, ST,MBA. “Kami mengucapkan innalillahi waiinailaihi rojiun kepada YM Tuanku H Sultan Bangsa, SH, MH Maha Raja Sakti Sultan Mahkota Kesultanan Mukomuko, Sultan Gulamatsyah II, Ketua Kaum Agung Pekal. Semoga segala amal ibadah dan kebaikannya diterima Allah SWT dan diampuni segala dosa dosanya dan terang dialam kuburnya.”

Tak ketinggalan Sultan Van Dae Tonga Lere dari Sulawesi Tenggara menyampaikan duka cita. “Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga diampuni segala kesalahan dan diterima segala amal ibadahnya. Dan semoga keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan kekuatan iman,” doa Sultan Van Dae Tonga Lere.

Dari Sulawesi Tenggara Raja Tiworo La Ode Soleh mengirimkan doa bagi almarhum H Sultan Bangsa. “Semoga arwah YM Sultan Bangsa diterima di sisi Allat SWT.”

Ketua Umum dan Sekjen Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. “Turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga H Sultan Bangsa khusnul khotimah, diterima seluruh amal ibadahnya dan diampuni segala kesalahannya,” tulis KPH Wiroyudho dan Ferryzal Utama.

Ucapan senada disampaikan para tokoh antara lain  Raden Ikik Lukman, Ibu Andi Yulianti dari Kesultanan Gowa Makassar, Sutan Mawardi dari Kedatun Keagungan Lampung, Ratu Kokoda Papua, Ibu NR Niasari Martadiradja dari Sunda Bandung, Kanjeng Sultan Demak, Bapak Sutan Rusdal dari Indrapura, Ibu Ester Mangiri dari Kapuangan Puang Balusu, Bapak Bram WS, Kesultanan Keraton Sumenep, dan Bapak Andi Tamsil Lembaga Adat Bulungan. (Mada Mahfud)

Share:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 comments

  1. Innalilahi wainnailaihi rojiun turut berdukacita atas wafat nya Kanda YM Sultan Bangsa, semoga Almarhum Husnul Khatimah. Amiiin ya Allah ya Robbal alamin