oleh

Pancuran Sepageh, Air Zamzamnya Bengkulu Utara

PUTRI HIJAU-MEDIA RAJA: Air Zamzam di Mekah adalah keajaiban dunia. Bagi masyarakat Pekal, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara, mereka juga memiliki sumber air ajaib yang tak pernah kering sepanjang tahun. Dialah Pancuran Sepageh yang airnya bisa langsung diminum tanpa perlu dimasak.

Tak heran masyarakat setempat berbondong-bondong mengambil air dari Pancuran Sepageh. Pancuran ini letaknya tak jauh dari Jembatan Pangkal Pekal, Putri Hijau, Bengkulu Utara. Meski lokasinya dekat pantai, air Pancuran Sepageh tidak asin.

Dengan menggunakan sepeda motor sebagai sarana pengangkutan, masyarakat mengisi drigen dengan air Pancuran Sepageh Bagi mereka, air dari Pancuran Sepageh tak bedanya dengan air mineral. Bahkan diyakini, air Pancuran Sepageh memiliki khasiat obat layaknya Air Zamzam.

“Air dari sini tak perlu dimasak. Justru kalau dimasak, rasanya jadi tak enak,” kata Bukhari saat mengisi drigen di Pancuran Sepageh.

Bukhari mengaku setiap pekan membawa drigen besar untuk keperluan minum sehari-hari bersama istri. Dia tak perlu membeli air galon.

Media Raja berada di Pancuran Sepageh, bersama Sultan Bangsa, akhir Juli 2017. Sultan Bangsa adalah pewaris Kesultanan Mukomuko, Bengkulu yang dinobatkan masyarakat sebagai Ketua Kaum Agung Pekal. Kediaman Sultan Bangsa hanya 5 menit ditempuh menggunakan sepeda motor dari Pancuran Sepageh ini.

Sultan Bangsa merasa sangat bersyukur masyarakat Pekal dikaruniai Pancuran Sepageh. Dengan air Pancuran Sepageh, masyarakat tak perlu membeli air mineral untuk keperluan minum yang harganya cukup mahal.

Sebagai perwujudan rasa syukur, Sultan Bangsa menyempatkan diri berwudhu menggunakan air Pancuran Sepageh dan menunaikan Salat Dhuhur di tempat tersebut. Sultan Bangsa berharap Pancuran Sepageh akan terus memberi manfaat bagi masyarakat Pekal. (MM)