oleh

Sultan Edward Syah Nilai Raja Gowa XXXVII Tokoh Panutan Raja Sultan Nusantara

JAKARTA, MEDIARAJA.com-Mangkatnya Raja Gowa XXXVII menimbulkan duka yang mendalam bagi Raja Sultan Nusantara. Sultan Sekala Brak Paduka YM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong menyatakan duka yang mendalam di kalangan para Raja Sultan Nusantara karena Raja Gowa XXXVII adalah tokoh panutan.

Pernyataan Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 disampaikan langsung saat memberikan penghormatan terakhir dalam prosesi pemakaman Raja Gowa di kompleks pemakaman Raja-Raja Gowa, Somba Opu, Gowa pada Senin, 11 Juni 2018. Sultan Sekala Brak memang diberi kesempatan memberikan kata-kata penghormatan terakhir. Mediaraja.com mendapat informasi dari Jurubicara Kesultanan Sekala Brak Raja Dutaperbangsa, Selasa 12 Juni 2018.

Silakan baca juga: http://mediaraja.com/raja-gowa-xxxvii-mangkat-raja-dan-sultan-nusantara-berduka/

Rasa duka yang mendalam membuat Sultan Sekala Brak langsung terbang ke Makassar begitu mendengar Raja Gowa XXXVII mangkat. Sultan Edward tiba di Istana Gowa saat jenazah almarhum belum ditutup kain kafan dan keningnya masih terbuka. Ia lalu mencium kening kerabatnya itu, sebagai pertanda kasih sayang.

Sultan Sekala Brak Pangeran Edward Syah Pernong tengah mendoakan Almarhum Raja Gowa XXXVII.

Tak berhenti disitu, Sultan Sekala Brak melaksanakan solat jenazah dan mengiringi almarhum sejak di Istana Balla Lampoa hingga ke pemakaman. Saat di pemakaman, Sultan Sekala Brak diberi kesempatan keluarga besar almarhum untuk memberikan kata-kata penghormatan terakhir.

Silakan baca juga: http://mediaraja.com/raja-gowa-dari-masa-ke-masa-dan-peran-vital-tradisi-lontrak/

“Sebagai kerabat, kami Keluarga Besar Masyarakat Lampung khususnya Kerajaan Sekala Brak Kepaksian Pernong mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya sahabat kami, bangsawan kami, Raja Gowa ke-37. Innalillahi wainnailaihirojiun, semoga amal dan ibadah Almarhum diterima Allah SWT dan mendapat tempat yang layak di sisi-Nya. Serta keluarga dan kerabat diberi ketabahan,” kata Sultan Sekala Brak.

“Para raja raja di Nusantara yang tergabung dalam FSKN juga sangat berduka atas kepergian beliau yang dikenal sebagai tokoh berpengaruh dan berjiwa besar. Itulah ketauladanannya untuk kita semua ” tambahnya.

Sultan Sekala Brak Pangeran Edward Syah Pernong menyampaikan ucapan duka cita kepada keluarga almarhum Raja Gowa XXXVII.

Raja Gowa mangkat akibat terjatuh di kamar pribadinya yang membuat kepalanya terbentur. Ia langsung dilarikan ke RS Bahagia di Makassar pada hari Minggu 10 Juni 2018. Namun rupanya Tuhan lebih menyayangi Raja Gowa XXXVII dan memanggilnya pulang. Sebelumnya Raja Gowa beberapa kali dirawat di Rumah Sakit akibat penyakit komplikasi. (Mada Mahfud)

Share:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *